
Dewi
Puput Sari (B04219009)
Dian
Novitasari (B04219010)
Elok
Namiroh (B04219012)
D1
Manajemen Dakwah
Dosen
Pengampu
Baiti
Rahmatwati M.Sos
UIN
SUNAN AMPEL SURABAYA
2020
Puji
syukur kita panjatkan kepada Allah SWT atas nikmat yang telah diberikan pada
kita. Terutama nikmat sehat sehingga kita dapat menyelesaikan tugas ini dengan
baik dan tepat pada waktu yang telah di berikan.
Makalah
ini membahas tentang penggunaan IPTEK bagi kehidupan manusia. Yang didalamnya
berisi tentang pengertian, sejarah, macam-macam, penggunaan IPTEK, dampak
IPTEK, dan contoh-contoh IPTEK dan perkembangan IPTEK dari zaman dahulu hingga
sekarang.
Terima
kasih pula kami ucapkan pada dosen pengampu mata kuliah IAD/IBD/ISD Ibu Baiti
Rahmawati yang telah membimbing dan menyalurkan ilmunya pada kami. Serta
petugas perpustakaan yang telah membukakan pintu perpus dari jam 08:00 pagi
hingga jam 17:00. Sehingga dapat membantu kami dalam mencari referensi untuk
penulisan makalah ini.
Penulis
berusaha membuat buku ini dengan sebaik-baiknya. Namun bagaimanapun juga
penulis sadar bahwa masih banyak yang
harus di perbaiki dalam penulisan ini, maka kami mohon kritik dan saran dari
pembaca, agar sekiranya ada kekurangan dalam penulisan dapat kami perbaiki
sehingga menjadi lebih baik.
Akhir
kata, semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Dan pada semua pihak
yang telah membantu dalam penulisan ini, kami ucapkan banyak terima kasih.
DAFTAR ISI
Kata
pengantar
Daftar Isi
PEMBAHASAN
A. Pengertian
ilmu 5
B. Makna Sains Teknologi dan Seni Bagi
Kehidupan Manusia 7
C. Pengertian
teknologi 11
D. IPTEK dan nilai 14
E. Sejarah
perkembangan teknologi 15
F. Ilmu
Pengetahuan (sains) Teknologi (Iptek) dan keterpaduannya dengan Islam 17
G. Pemanfaatan
IPTEK dalam kehidupan 20
H. DampakPositif IPTEK dalam kehidupan 24
I. Dampak
Negatif
IPTEK bagi kehidupan 40
J.
Contoh perkembangan IPTEK yang sangat berpengaruhbagi kehidupan manusia 47
PENUTUP
Kesimpulan
DAFTAR
PUSTAKA
PEMBAHASAN
A. Pengertian
ilmu
Segala bentuk pengamatan yang dilakukan
oleh
setiap
manusia
terhadap
alam
dan
sekitarnya
menggunakan
indra
dan
pengalaman
terdahulu
serta
dengan
adanya
sebuah
kepercayaan
maka
akan
menghasilkan
pengetahuan
baru
bagi
manusia. Sedangkan
ilmu
berasal
dari
pengamatan yang memiliki
ciri-ciri
tertentu. Tentunya
pada
ciri-ciri
inilah yang membedakan
antara
ilmu
dan
pengetahuan.
Pengamatan dan pengalaman yang dilakukan
setiap
manusia
yang didasari kepercayaan yang muncul
akibat rasa keingintahuan
dan
antusiasme yang tinggi
terhadap
kehidupan
lingkungan
sekitarnya
akan
membentuk
suatu
pengetahuan yang baru.
Seiring berjalannya waktu, dalam setiap pengamatan yang dapat di bantu
dengan
alat-alat yang akan
menjadikan
pengamatan
tersebut
lebih
akurat, maka
pengetahuan
itu
harus
bersifat universal atau
bersifat
tidak
menetap
pada
tempat yang sama
dan
waktu yang sama pula.
Objek dalam menelaah ilmu pengetahuan adalah semua yang dapat
diuji
pancaindra
manusia. Pada
kejadian-kejadian yang bersifat
empiris
merupakan
ilmu yang dibatasi
oleh
kejadian-kejadian yang
sering muncul dalam kehidupan manusia. Sehingga
dapat di amati
dan
dirasakan
oleh panca indranya. Dan
cotoh
dari
objek-objek
ilmu yang bersifat
empiris
antara
lain; batuan, tumbuhan, binatang
maupun
manusia
itu
sendiri. Gejala
dan
setiap
peristiwa yang terjadi
pada
alam
seperti
meletusnya
gunung
berapi
itu
juga
termasuk
ilmu
pengetahuan
secara
empiris. Sedangkan
obyek yang tidak
berada
dalam
jangkauan
pengalaman
manusia
tidak
masuk
dalam
penelaahan
nya.
Dengan adanya penelaah ilmu yang secara
terus
menerus, maka
akan melahirkan cabang-cabang ilmu pengetahuan. Dan masing-masing
memiliki
kekhususan di bidang
kajian, hingga
memperoleh
suatu
pengetahuan yang lebih
mendalam
tentang
sesuatu.
Cabang-cabang
keilmuan
ini
pada
dasarnya
berkembang
dari
dua
cabang
utama. Yaitu:
1.
Filsafat
alam yang akan
menjadi
rumpun-rumpun
ilmu
alam (the natural sciences).
2.
Filsafat
moral yang berkembang menjadi ilmu-ilmu social (the social sciences).
B. Makna Sains Teknologi dan Seni Bagi
Kehidupan Manusia
Perkembangan Teknologi
Perkembangan
ilmu, pengetahuan dan
teknologi dapat mendatangkan kemakmuran materi. Adanya
perkembangan
ilmu
pengetahuan
alam dan teknologi
menimbulkan
cabang
ilmu
pengetahuan
baruantara lain: Teknik
modern, teknologihutan, teknologi Gedung (metalurgi), teknologi
transportasi, dan lain-lain.
Dengan
menggunakan
cabang-cabang
ilmu
pengetahuan
baru
tersebut
kita
dapat
memperoleh
hasil, misalnya:
1.
Penggunaan
Teknik nuklir, orang dapat
membuat
reactor
nuklir yang dapat
menghasilkan
zat-zat radio aktif, dimana
zat ini dapat dimanfaatkan untuk maksud damai. Misalnya, untuk
keperluan
bidang
kesehatan (sinarrontgen),
dibidang pertanian untuk memperbaiki bibit, dan untuk
mendapatkan
energi tinggi.
2.
Penggunaan
teknologi
hutan, seperti
kita
ketahui
hutan
mempunyai
banyak
fungsi
kertas, industry kayu
lapis/bahan bangunan, berfungsi
untuk
tempat
penyimpanan air, objek
pariwisata, dan lain-lain.
Sudah
menjadi
sifat
dari
kebanyakan
manusia
bila
telah
terpenuhi
satu
keinginan
maka
akan
timbul
keinginan yang lain atau
menambah
apa yang telah
tercapai.Dan setiap orang
tidak ingin mengalami kesulitan, tetapi
setiap orang akan
berusaha
dalam
setiap orang akan
berusaha
dalam
setiap
langkah
untuk
mendapatkan
kemudahan.
Kemudahan
itu
didapatkan
antara lain dengan
penerapan
perkembangan
ilmu
pengetahuan
alam dan teknologi, antara
lain:
1.
Dengan Teknik
modern, dari Teknik mengendalikan
aliran
air sungai, petani mendapatkan kemudahan dalam memperoleh air.Bendungan
dapat
dimanfaatkan
untuk
pembangkit
tenaga
listrik. Alat
rumah
tangga
elektronik
mempermudah
ibu-ibu
rumah
tangga
dalam
melaksanakan
tugasnya.
2.
Dengan
Teknik modern dapat dibuat bermacam-macam media Pendidikan, seperti OHP, slide,
film setrip, dan TV yang dapat mempermudah para pendidik
dalam
melaksanakan
tugasnya.
Pengetahuan dan teknologi
memungkinkan
terjadinya
perkembangan
keterampilan dan kecerdasan
manusia. Hal ini
karena
dengan
perkembangan
ilmu
pengetahuan dan teknologi
memungkinkan:
1.
Tersedianya sarana dan prasaranape
nunjang
kegiatan
ilmiah.
2.
Meningkatnya kemakmuran materi dan kesehatan masyarakatnya.
C. Pengertian
teknologi
Teknologi berasal dari bahasa prancis
“La teknique” yaitu suatu proses yang dilakukan untuk mewujudkan sesuatu secara
rasional. Adapun pengertian teknologi menurut beberapa tokoh diantaranya:
1. Menurut
Djoyohadikusumo, teknologi berkaitan erat dengan sains dan perekayasaan.
2. Sardar
mengemukakan bahwa teknologi adalah sarana yang pada akhirnya mencetak suatu
peradaban, dia merupakan ungkapan fisik dari pandangan dunianya.
3. Capra
seperti makna sains telah mengalami perubahan sepanjang sejarah.
4. Manuel
castells, mendefinisikan pengertian teknologi sebagai kumpulan alat, aturan,
dan prosedur yang merupakan penerapan pengetahuan ilmiyah terhadap suatu
pekerjaan tertentu dalam cara yang memungkinkan pengulangan.
5. Menurut
poerbahawadja harahap, teknologi ada dua pengertian:
a. Ilmu
yang menyelidiki cara-cara kerja dalam teknik.
b. Ilmu
pengetahuan yang digunakan dalam pabrik-pabrik dan industri-industri.
6. Walter
Buckingham, teknologi adalah ilmu pengetahuan yang diterapkan
kedalam
seni
industri
serta
oleh
karenanya
mencakup
alat-alat yang memungkinkan
terlaksananya
efisiensi
tenaga
kerja
menurut
keragaman
perempuan.
D. IPTEK
dan Nilai
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
bergerak
sangat
cepat, sehingga
perlu
ditanggapi dan
dipersiapkan
dalam
menghadapinya
sesuai
dengan
kebutuhan
pembangunan. Dalam
menghadapi
iptek
masyarakat Indonesia harus
memiliki
kemampuan
untuk
beradaptasi dan
memanfaatkannya.
Dalam menghadapi era
teknologi modern dan industrialisasi, maka dituntut adanya keahlian untuk
mengguanakan , mengelola, dan senantiasa menyesuaikan dengan
teknologi-teknologi dan ilmu pengetahuan yang baru. Selain itu, sikap mental
dan nilai hidup yang harus mengarah pada nilai tersebut.
Kesadaran yang timbul
di negara barat mengenai akibat-akibat yang ditimbulkan teknologi memang dapat
dimengerti. Mereka mulai mempersoalkan nilai-nilai yang dipakai oleh masyarakat
di negara berkembang sebaiknya dapat dimanfaatkan. Oleh karena itu, perlu
sekali negara berkembang mempercepat proses pemindahan teknologi. Hal itu hanya
dapat berjalan jika negara tersebut masyarakatnya telah dapat memanfaatkan
teknologi yang dikembangkan di negara maju dan di pakai oleh negara yang sedang
berkembang.
Dipihak lain, baik di
negara maju maupun di negara berkembang, akan merasa bahwa teknologi hanya
menghabiskan sumber-sumber daya alam, membawa polusi atau pencemaran dan
menyebabkan terjadinya pengangguran.
Adapun
macam-macam teknologi yang dikemukakan oleh para ahli, yaitu:
1. Teknologi
modern.
Ciri-ciri
teknologi modern sebagai berikut:
a. Padat
modal
b. Mekanis
elektris
c. Menggunakan
bahan import
d. Berdasarkan
teknologi mutahkhir
2. Teknologi
madya
Ciri-ciri
teknologi madya sebagai berikut:
a. Padat
karya
b. Dapat
dikerjakan oleh keterampilan setempat
c. Menggunakan
alat setempat
d. Berdasarkan
alat penelitian.
3. Teknologi
tradisional
Ciri-ciri
teknologi tradisional:
a. Bersifat
padat karya
b. Menggunakan
keterampilan setempat
c. Menggunakan
alat setempat
d. Menggunakan
bahan setempat
e. Berdasarkan
pengamatan dan kebiasaan
E. Sejarah
perkembangan teknologi
1. Pada
tahun 8000 SM-1700 menggunakan baterai alamiah. Pada masa ini manusia masih
menggunakan bahan yang bersifat alami seperti tumbuhan dan bianatang sebagai
sumber kehidupan. Pada masa paleolitikum manusia berada dalam gua dan setelah
memasuki masa neolitikum manusia sudah mulai bertani dan menetap.
2. Pada
tahun 1700-1970 pada masa ini manusia sudah mulai menggunakan energi fosil
sebagai bahan bakar kendaraan, mesin-mesin, dan pabrik.
3. Pada
tahun 1970-sekarang pada masa ini teknologi informasi sudah mulai berkembang
setelah ditemukannya mesin punch card pada tahun 1890 oleh hollerih sebagai
dasar komputer. Dan seiring berjalannya waktu, teknologi menghasilkan
produk-produk elektronik seperti; radio, televisi tape recorder, HP
F. Ilmu
Pengetahuan (sains) Teknologi (Iptek) dan keterpaduannya dengan Islam.
Kita sebagai umat Islam meyakini bahwa
agama allah yang sempurna. Disamping itu, al-Qur’an juga berisi petunjuk dan
pedoman bagi kita. Di dalam al-qur’an juga mengandung ayat-ayat yang dapat di
jadikan pedoman dalam pengembangan sains (IPTEK) untuk mempertebal keimanan dan
meningkatkan kesejahteraan manusia. Di masyarakat kebanyakan orang membicarakan
teknologi dari pada sains. Karenanya al-qur’an juga mengandung cukup banyak ayat
yang berkaitan dengan teknologi. Dengan adanya ayat Al Quran yang berkaitan
dengan teknologi kita dapat mengetahui perkembangan teknologi. Sebagai contoh
yang dapat kita ambil dalam surat al-anbiya’ (80-81) sebagai berikut:
Terjemah Arti: Dan telah Kami ajarkan kepada Daud membuat
baju besi untuk kamu, guna memelihara kamu dalam peperanganmu; Maka hendaklah
kamu bersyukur (kepada Allah).
Terjemah : “Dan (telah kami tundukkan) untuk
sulaiman angin yang sangat kencang tiupannya yang berhembus dengan perintahnya
ke negeri yang kami telah memberkatinya. Dan adalah kami maha mengetahui segala
sesuatu.
G. Pemanfaatan
IPTEK dalam kehidupan
1. Dalam
bidang pertanian
Dalam bidang pertanian
IPTEK menciptakan berbagai macam-macam alat pertanian yang canggih seperti
traktor, alat pemotong dan penanam, alat pengolah hasil pertanian dan alat
penyemprot hama. Alat-alat tersebut dapat membantu petani untuk menggarap sawah
hingga proses selesai sehingga waktu
dan tenaga lebih
efektif dan efisien.
2. Pengolahan
lahan
Pengolahan lahan
meliputi lahan pertanian, pemukiman dan lahan industri. Dalam pengolahan lahan
tersebut tentunya harus memikirkan kelestarian lingkungan agar tidak terjadi kerusakan
sehingga lingkungan tetap terjaga.
3. Pengolahan
hutan
Pengolahan hutan harus
dilakukan dengan cara yang optimal seperti tidak melakukan penggundulan hutan
dan merusak hutan sehingga ekosistem tetap terjaga.
4.
Pengolahan air
Pengolahan sumber daya
air dilakukandengan cara yang efisien dibuang. Terutama pada limbah pabrik. Sebelum
limbah dibuang perlu adanya pengolahan terlebih dahulu agar setelah diolah
dapat memenuhi standar limbah.
5. Pengolahan
udara
Pengolahan udara dapat
dilakukan dengan mengalirkan gas buangan kedalam air dan membuat cerobong asap
serta memperbanyak penanaman pohon.
6. Bidang
kedokteran dan kesehatan
Dalam bidang kedokteran
dan kesehatan IPTEK menciptakan beberapa alat-alat kedokteran yang canggih
seperti alat-alat oprasi, alat yang mendiaknosa suatu penyakit dan beberapa
obat-obatan.
7. Bidang
telekomunikasi
Dalam bidang komunikasi IPTEK yang semakin maju dan
berkembang seperti televisi dan telephone. Dalam industri ini juga dapat
memproduksi komponen transistor frekuensi tinggi untuk penguat daya transistor
dan komponen semikonduktor untuk keperluan aksionik. Pemanfaatan radio dan
televisi di daerah terpencil serta dikembangkannya komunikasi telepon yang
menggunakan frequency division multiplexing (FDM).
8. Bidang
pertahanan dan keamanan
Dalam bidang pertahanan
dan keamanan IPTEK digunakan dalam penggunaan senjata sebagai keamanan negara seperti nuklir.
9. Bidang
ketahanan pangan
Upaya pemantapan
peranan ketahanan pangan ditempuh melalui perwujudan
kesediaan pangan yang
cukup, aman, bermutu, bergizi, dan beragam, serta tersebar secara merata di
seluruh wilayah Indonesia dan terjangkau dalam daya beli masyarakat.
Dalam hal penyediaan
pangan IPTEK juga banyak menyumbang dengan cara yang dikenal masyarakat dengan
panca usaha tani (pengembangan varietas unggul, pupuk, pestisida, pola tanam,
dan pengairan).
10. Bidang
transportasi
Kemajuan teknologi
transportasi memungkinkan manusia selalu berada dalam mobilitas yang tinggi
yang menampakkan dunia semakin sempit. Dan dengan pengembangan IPTEK manusia
dapat menciptakan alat transportasi yang hemat bahan bakar, pesawat dengan
kecepatan tinggi (supersonik), kereta api dengan kecepatan jet.
Seperti yang telah
dijelaskan dalam surat Yasin ayat 41-42.
Selain itu terdapat
pula pada Q.S Hud ayat 37
Terjemah: Dan suatu tanda (kebesaran Allah yang besar)
bagi mereka adalah bahwa Kami angkut keturunan mereka dalam bahtera yang penuh
muatan.
Surat Yasin ayat 42 sebagai berikut :
QS. Hud ayat 37 sebagai berikut:
Terjemah
: Dan buatlah bahtera itu dengan pengawasan dan petunjuk wahyu Kami, dan
janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orang-orang yang zalim itu;
sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan.
11. Pengolahan
lingkungan
Pendekatan sistem
teknologi pengelolaan lingkungandengan sistem biogeofisik difokuskan pada peran
teknologi lingkungan dalam meminimalisasi limbah dan memaksimalkan daur ulang
bahan dan energi. Sejauh mungkin sistem produksi mendekati sistem pencegahan
penghilangan bahan yang bermanfaat dan berenergi. Bersifat sistemematik,
berorientasi ke masa depan, serta efisiensi siklus melalui pemanfaatan sumber
daya alam, energi dan limbah, yang dibuang menjadi basis model pengintegrasian
sistem biogeofisik.
H. Dampak positif IPTEK bagi kehidupan
1. Dalam
bidang informasi dan komunikasi
a. Melalui
internet dengan mudah untuk mendapatkan informasi yang akurat dan baru.
b. Dapat
berkomunikasi dengan teman maupun keluarga menggunakan telepon.
c. Mendapatkan
layanan bank dengan mudah.
2. Bidang
ekonomi dan industri
a. Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi.
b. Terjadinya
industrialisasi.
c. Produktifitas
dunia industri semakin meningkat.
3. Bidang
sosial dan budaya
a. Perbedaan
antara kepribadian pria dan wanita. Banyak orang yang berpendapat bahwa saat
ini semakin besar kedudukan wanita berposisi sebagai pemimpin baik dalam dunia
pemerintahan maupun bisnis.
b. Perkembangan
dan kemajuan ekonomi telah meningkat karena tumbuhnya rasa percaya diri dan
ketahanan diri sebagai suatu bangsa dan semakin kokoh.
c. Tekanan,
kompetisi yang tajam diberbagai asapek kehidupan sebagai konsekuensi
globalisasi akan melahirkan generasi yang disiplin, tekun, dan pekerja keras.
4. Bidang
pendidikan
a. Munculnya
media masa khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat pendidikan.
b. Dengan
kemajuan teknologi munculah metode-metode pembelajaran yang baru sehingga
membuat siswa mampu memahami materi-materi yang abstrak.
c. Proses
pembelajaran tidak harus mempertemukan siswa dengan guru. Sehingga banyak siswa
yang tidak mengenal gurunya.
d. Karena
kemajuan IPTEK, pelajar yang mendapat tugas dari gurunya dapat dengan mudah dan
cepat selesai hanya dengan searching di internet.
5. Bidang
politik
a. Pertumbuhan
teknologi dan ekonomi dikawasan ini akan mendorong munculnya kelas menengah
baru kemampuan, keterampilan serta gaya hidup mereka sudah tidak banyak berbeda
dengan kelas menengah di negara-negara barat.
6. Lingkungan
dan sumber daya alam
IPTEK dalam memenuhi
segala kebutuhan hidup di dunia, tidak terlepas dari dampak penggunaanya
terhadap kelestarian alam semesta, terutama dalam upaya menciptakan
keseimbangan kehidupan di bumi, sehingga bentuk dari hasil itu harus tetap
berprinsip pada kelestarian dan perlindungan lingkungan alam. Pengaruh IPTEK terhadap
sumber daya.
Sumber daya ada 2 yaitu
:
a. Sumber
daya manusia
Perkembangan IPTEK
dapat meningkatkan kualitas sumbr daya manusia sebagai tuntutan perkembangan
teknologi. Karena jika tanpa adanya kemajuan kualitas pada diri manusia maka
manusia tersebut tidak dapat difungsikan di era teknologi, hal ini
disebabkan karena pada
era teknologi banyak tenaga yang digantikan oleh robot atau mesin-mesin
sehingga pemikiran manusia yang trampil dan cerdas dapat menyesuaikan diri
dengan robot oleh karena itu manusia dituntut untuk meningkatkan kualitas
sesuai dengan zaman yang dihadapi.
b. Sumber
daya alam
1. Minyak
bumi
2. Batu
bara
3. Air
4. Tumbuhan
dan hewan
5. Tanah
6. Sumber
daya zat radio aktif
7. Kebutuhan
pokok manusia
a. Pangan
(pangan)
Dampak positif yang ditimbulkan oleh kemajuan ilmu
pengetahuan alam dan teknologi bidang pangan antara lain:
a) Ditemukannya
bibit unggul yang dalam waktu singkat dapat diproduksi berlipat ganda.
b) Digunakannya
mekanisasi pertanian untuk memungut hasil produksi sehingga hasilnya lebih
besar bila dibandingkan dengan menggunakan tenaga manusia.
c) Diterapkannya
cara pemupukan yang tepat serta digunakannya bakteri yang sanggup
memperkuatakar tanaman dengan mengambil zat hara dengan lebih baik sehingga
hasilnya bertambah banyak.
d) Digunakannya
bioteknologi (misalnya hormon tumbuhan), untuk merangsang tumbuhnya daun,
bunga, atau buah sehingga tumbuh lebih banyak.
b. Sandang
(pakaian)
Dampak positif dari
kemajuan iptek terhadap sandang (pakaian) antara lain:
a) Menolong
manusia dalam pengadaan sandang dengan adanya mesin tekstil sehingga
mempercepat proses pembuatan pakaian.
b) Telah
ditemukannya serat sintesis, baik yang membuat dari pokok-pokok kayu yang
diproses secara kimiawi menjadi benang (rayon)maupun dari bahan galian seperti
hasil sulingan batu bara dan minyak bumi yang dapat di proses menjadi
serat-serat sintesis, seperti poliester, polipropelin, polietilin, dan
lain-lain.
c) Dengan
kemajuan teknologi, kita tidak perlu menunggu terlalu lama hasil serat tanaman
kapas karena dengan serat sintesis, pembuatan tekstil dapat dilakukan secara
besar-besaran dalam waktu yang singkat.
c. Papan
(tempat tinggal)
Dampak positifnya
antara lain:
Dengan menerapkan
teknologi maju, manusia mampu membangun rumah dan gedung-gedung pencakar
langit. Orang tidak lagi menggunakan tangga, tapi cukup dengan menekan tombol
dan dalam beberapa detik saja orang sudah sampai pada lantai yang dituju.
8. Pencapaian
kemakmuran
Dampak positif dalam
upaya pemenuhan kebutuhan manusia antara lain:
a. Pengembangan
ilmu pengetahuan alam dan teknologimendatangkan kemakmuran materi.
Adanya pengetahuan alam
dan teknologi melahirkan cabang ilmu pengetahuan baru:
a) Teknik
modern yang terdiri atas teknik penerngan, teknik kimia, teknik sipil, teknik
nuklir, teknik listrik dan mekanik.
b) Teknologi
hutan
c) Teknologi
gudang
d) Metalurgi
e) Teknologi
transportasi dan lain-lain.
Dengan
menggunakan cabang-cabang ilmu pengetahuan baru tersebut, kita dapat memperoleh
hasil, antara lain:
1. Dalam
penggunaan teknik kimia.
Orang dapat mendirikan
industri kimia dasar yang dapat menghasilkan bahan-bahan dasar untuk keperluan
industri, seperti asam sulfat, asam nitrat, asam klorida, asam cuka, dan
lainnya.
2. Dalam
pengguanaan teknik nuklir.
Orang dapat membuat
reaktor nuklir yang dapat menhasilkan zat-zat radioaktif. Zat-zat ini dapat
dimanfaatkan dalam bidang kesehatan (sinar rontgen), bidang pertanian untuk
memperbaiki bibit, sehingga diperoleh bibit-bibit unggul, mendapatkan energi
tinggi, dan lain-lain.
3. Dalam
penggunaan teknik mekanik.
Orang dapat membuat
desain dan pembuatan bermacam-macam mesin, dari instrumen yang sangat halus
sampai lokomotif dan mesin-mesin yang sangat kompleks.
4. Dalam
penggunaan teknik penerbangan.
Orang dapat membuat
pesawat terbangdari yang sederhana sampai yang mutakhir (pesawat ruang
angkasa).
5. Dalam
penggunaan teknologi hutan.
Orang dapat mengolah
hutan sehingga dapat memperoleh hasil, tapi tetap menjaga kelestariannya.
Misalnya, kapan dan berapa banyak pohon ditebang? Kapan harus diadakan
peremajaan, dan bagaimana pemanfaatan hasil hutan yang efektif dan efisien?
Menurut fungsinya,
hutan dapat dibagi menjadi:
a. Hutan
lindung
b. Hutan
Produksi
c. Hutan
suaka alam
d. Hutan
wisata
Adapun menurut
letaknya, hutan dapat dibagi menjadi:
a. Hutan
pantai, terdapat di daerah pantai dan tanah kering berpasir.
b. Hutan
payau, terdapat di sekitar muara sungai yang sering tergenang air rawa dari
sungai.
c. Hutan
rawa gambut, semacam hutan rawa tapi tumbuh di atas lapisan gambut (tumpukan
bahan orgtanik yang sedikit terurai itu dicetak, kemudian dibakar).
d. Hutan
hujan, terdapat di daerah beriklim basah.
e. Hutan
musim, terdapat di daerah beriklim musim.
f. Penggunaan
cabang metalurgi.
Metalurgi adalah
penerapan fisika dan kimia. Dengan metalurgi orang dapat mengambil bijih logam
dari campurannya, misalnya, mengambil bijih besi dari campurannya. Dengan
metalurgi orang juga dapat membuat suatu zat baru dengan mencampur dua macam
logam atu lebih, misalnya membuat baja dari besi karbon. Metalurgi dipakai
orang sejak tahun 500 SM, sedangkan penerapannya secara modern baru populer pada
pertengahan abad 19 atas usaha seorang ahli fisika dari jerman (Georgins
Agricola) dengan bukunya yang berjudul De Re Metallica (Concerning Metal). Di
dalam buku tersebut, diuraikan proses metalurgi mulai dari sifat-sifat logam
dan metaloid sampai dengan cara penggunaannya untuk suatu proses.
Dengan dukungan teori
atom, teori zat padat, teori metarial, serta teori ikatan kimia, metalurgi
berkembang dengan pesat. Orang dapat membuat campuran zat dengan sifat-sifat
yang diinginkan. Misalnya, pembuatanh perunggu dari campuran tembaga dan
alumunium, tembaga dan mangan, tembaga, seng dan timah putih, atau tembaga
dengan logam yang lain.
b. Perkembangan
ilmu Pengetahuan alam dan teknologi dapat mendatangkan kemudahan hidup.
Setiap orang tidak
ingin mengalami kesulitan, apalagi mengulangi kesulitan yang pernah dialami.
Itulah sebabnya, dilakukan berbagai usaha untuk mendapatkan kemudahan hidup,
antara lain dengan penerapan perkembangan ilmu pengetahuan alam dan teknologi,
misalnya:
1. Dengan
teknik modern, orang dapat mengendalikan aliran air sungai, dengan membuat
bendungan, saluran primer dan saluran sekunder. Dari pengaturan air tersebut
petani mendapatkan kemudahan dalam memperoleh air. Selain untuk pertanian,
bendungan dapat dimanfaatkan untuk pembangkit tenaga listrik sehingga
masyarakat mendapatkan kemudahan memperoleh energi.
2. Dengan
teknik modern telah dapat dibuat berbagai alat yang dapat meringankan pekerjaan
seseorang misalnya, dengan adanya kalkulator kita mendapatkan kemudahan untuk
menghitung. Dengan adanya mesin cuci, kompor gas, listrik, kulkas, dan alat
elektronika lainnya mampu mempermudah ibu rumah tangga untuk menyelesaikan
pekerjaannya.
3. Dengan
teknik modern dapat dibuat bermacam-macam alat transportasi seperti kapal
terbang, kapal laut, kereta api, kendaraan bermotor atau sarana komunikasi
seperti telepone, telegram, satelit, radio, tv, cb dan lain-lain.
c. Dampak
negatif yang menyulitkan pengendalian diri.
Negara yang menguasai
perkembangan ilmu pengetahuan alam dan teknologi, lebih mudah memperoleh
kemakmuran materi dibandingkan negara yang kurang mempunyai kemampuan dalam
bidang tersebut. Akibatnya, timbul negara kaya dan negara miskin. Penerapan
teknik nuklir yang dikembangkan oleh negara adikuasa untuk membuat senjata
mutakhir telah menimbulkan kegelisahan umat manusia karena dapat mengancam
perdamaian dunia jika diantara negara adikuasa tersebut tidak mampu
mengendalikan dirinya.
Hubungan tidak serasi
antara sistem produksi, sistem ekonomi, dan sistem ekologi. Akibatnya,
terjadilah pemakaian dan pemborosan sumber daya alam secara berlebihan dan
disisi lain kurang memanfatkan sumber daya manusia yang melimpah. Akibatnya
timbul golongan masyarakat menguasai
produksi dan golongan masyarakat yang memerlukan pekerjaan karena tenaganya
tergantikan oleh alat-alat yang lebih ekonomis. Masyarakat semacam ini secara
ekologis tidak dapat bertahan.
Usaha manusia untuk
menaklukan alam melalui sains dan teknologi yang semula bertujuan untuk
menyejahterakan kehidupan manusia ternyata mengakibatkan pemusatan kekuasaan
terhadap alam pada sejumlah kecil
manusia di bumi (yang menguasai sains dan teknologi yang akhirnya menguasai
manusia lain) (yang tidak menguasai sains dan teknologi).
Saling curiga antar
kelompok (negara yang mengakibatkan masing-masing negara saling mempersiapkan
diri untuk menghadapi kemungkinan yang buruk. Diantara mereka saling berlomba
untuk membuat berbagai senjata mutakhir. Akibatnya banyak tercipta beragam
senjata pemusna yang dapat mengancam peradaban manusia sendiri. Masalah lain yang
timbul akibat perkembangan sains dan teknologi antara lain, masalah kesempatan
kerja bagi penduduk yang semakin kurang, sedangkan angkatan kerja semakin
bertambah, masalah kesulitan pengembangan industri sehubung dengan pertambahan
angkatan kerja tersebut, masalah penyediaan bahan-bahan dasar seperti kayu,
mineral, bahan bakar dan bahan lain sebagai sumber energi yang bila
penggunaanya berlebihan dikhawatirkan akan merugikan generasi yang akan datang.
Masalah-masalah
tersebut bersumber pada dinamika kependudukan, pengembangan sumber daya alam,
pertumbuhan ekonomi dan perkembangan teknologi, yang kesemuanya bertitik tolak
pada suatu masalah besar. Yang dirasakan manusia bukan hanya dampak teknologi
terhadap kehidupan manusia saja melainkan dampak keseluruhan masalah besar yang
saling berinteraksi. Kurang tepat apabila semua dampak negatif yang terlihat
sekarang dianggap sebagai dampak teknologi saja atau dampak struktur ekonomi
saja karena keduanya memang tidak berdiri sendiri-sendiri.
I. Dampak
negatif IPTEK dalam kehidupan
a. Bidang
budaya
a) Terjadinya
akulturasi budaya yang akan berkembang menjadi budaya massa.
b) Mempercepat
perubahan pola hidup.
c) Munculnya
sikap menutup diri dan berpikir sempit.
d) Mudah
terpengaruh oleh kehidupan barat.
e) Hilangnya
identitas kultural nasional.
f) Kehilangan
arah sebagai bangsa yang mempunyai jati diri.
g) Hilangnya
semangat nasionalisme dan patriotisme.
h) Cenderung
pragmatisme dan serba instan.
i)
Cepatnya penyebaran berita tanpa tau itu
fakta atau hoax.
b. Bidang
ekonomi
a) Terjadinya
banyak pengangguran.
b) Menimbulkan
sifat konsumtif.
c) Adanya
aksi tipu menipu dalam hal jual beli.
d) Adanya
kejahatan teknologi yang dapat merugikan pihak.
c. Bidang
sosial
a) Dengan
adanya teknologi komunikasi face to face menjadi berkurang karena telah
tergantikan dengan alat teknologi.
b) Terlalu
sering bekerja dan berintaraksi dengan komputer atau handpone menyebabkan
seseorang bersikap individualisme.
c) Dengan
adanya kemajuan teknologi yang semakin pesat menimbulkan adanya kejahatan yang
marak sekali di dunia teknologi dan maya.
d) Interaksi
seorang anak dengan komputer atau handpone yang terlalu sering menyebabkan anak
kurang cerdas secara sosial.
e) Kemerosotan
moral dikalangan warga.
f) Keseringan
menggunakan gadget akan menimbulkan kecanduan terhadap anak yang berpengaruh
terhadap fisik dan mentalnya sehingga seorang anak mudah agresif.
d. Kebutuhan
pokok
a) Pangan
(makanan)
Dampak negatifnya
antara lain; pemakaian pestisida, ternyata tidak saja dapat memberantas hama
tanaman, tapi juga dapat membunuh hewan ternak, dapat meracuni hasil panen, dan
bahkan meracuni manusia sendiri.
b) Sandang
(pakaian)
Dampak negatifnya
antara lain:
1) Bahan-bahan
yang berupa polimer sintesis yang dalam bahasa sehari-hari dinamakan plastik,
kalau menjadi sampah tidak dapat dihancurkan oleh bakteri-bakteri pembusuk.
2) Sampah
plastik kalau dibakar akan menyebabkan menipisnya lapisan ozon. Namun, jika
tidak dibakar, dapat mencemarkan tanah sehingga mngurangi kesuburan tanah.
c) Papan
(tempat tinggal)
1) Dengan
peralatan modern, orang dengan sangat mudah membakar hutan untuk pembangunan
rumah, gedung, dan sebagainya atau untuk perabotan lain. Akibatnya hutan
menjadi gundul dan jika hujan terjadi banjir, erosi, pendangkalan sungai,
kematian sumber air, hilangnya kesuburan tanah yang pada akhirnya
menyengsarakan manusia sendiri.
2) Dengan
diterapkannya teknologi modern, tenaga manusia banyak yang tidak terpakai
sehingga banyak terjadi pengangguran. Sebagai akibat dari pengangguran ini
timbul kejahatan dimana-mana.
e. Dampak terhadap alam
(minyak bumi)
saat ini minyak bumi masih
menjadi sumber daya alam yang paling utama untuk memenuhi kebutuhan energi
dunia. Akan tetapi kita juga mengetahui bahwa minyak bumi merupakan bahan
galian yang tidak dapat diperbaruhi, artinya sekali pakai habis. Minyak bumi
berasal dari fosil yang terbentuk secra alami dalam proses jutaan tahun lamanya
yang jumlahnya juga terbatas. Suatu saat minyak ini akan habis. Maka demi terus
melestarikan kehidupan di muka bumi ini orang harus segera mencari gantinya.
Pada kesempatan kali ini yang perlu diketahui adalah dampak negatifnya, yaitu
hasil pembakaran minyak bumi itu berupa gas-gas oksida, antara lain
karbondioksida yang berguna untuk fotosin tesis dan karbondioksida yang sangat
beracun.
f. Air
meskipun air merupakan
sumber daya alam yang dapat diperbaruhi yang artinya setelah dipakai dapat
dibersikhkan kembali, namun pembersihan kembali, namun pembersihan itu tidak
selalu sempurna sehingga air bersih yang kita perlukan semakin hari akan
semakin menurun kualitas dan kuantitasnya.
g. Hutan, Hewan dan
Ternak
Hutan dan hewan ternak
merupakan sumber dayua alam yang dapat diperbaruhi,tetapi teknologi modern
dapoat mengakibatkan sumber daya alam tersebut tidak berdaya atau tidak dapat
diperbaruhi, misalnya telah disebutkan yaitu pembabatan hutan yang semena-mena
menyebabkan tunas muda atau tumbuhan yang masih muda mati dan tidak akan lagi
tumbuh. Meskipun sumber daya alam itu dapat diperbaruhi, tetapi ada batas
toleransinya. Bila batas ini dilampaui tidak lagi dapat diperbaruhi. Pemungutan
ikan dilaut dengan pukat harimau, misalnya akan menjaring ikan yang besar
sampai ke anak-anak ikan sehingga populasi ikan akan habis dan punah.
h.
Tanah
sebenarnya
tanah pertanian merupakan sumber daya yang dapat diperbaruhi. Artinya tanah
dapat digunakan berulang kali apabila dipelihara dengan baik. Misalnya saat
tanah kekurangan zat hara, dapat ditambah dengan cara pemupukan dan sebagainya,
namun apabila pemupukannya melalampaui batas tanah tersebut akan rusak
sebagaimana sumber daya alam lainya yang juga juga dapat diperbaruhi. Contohnya
apabila ada tanah yang dibiarkan dalam keadaan kosong lalu terkena erosi
terus-menerus, maka bagian tanah yang semula suburakan hilang dan tinggalah
batu yang tidak dapat digunakan lagi sebagai lahan pertanian.
J. Contoh
perkembangan IPTEK yang sangat berpengaruh bagi kehidupan manusia
1) Alat
pembajak sawah (Traktor)
Seperti yang
dapat kita ketahui pada zaman dahulu traktor (alat pembajak sawah) merupakan
suatu alat yang digunakan oleh petani dalam memudahkan untuk menggarap sawah.
Pada zaman dahulu alat pembajak sawah masih menggunakan tenga yang sangat
tradisional dan sangat sederhana yaitu hanya menggunakan alat kayu dan tenaga
hewan kerbau atau sapi. Namun seiring berjalannya waktu semua itu telah
tergantikan dengan alat-alat yang canggih dan modern sehingga waktu dan tenaga
seorang petani lebih egfektif dan efisien.
2) Handphone
Handphone
merupakan sebuah alat komunikasi yang dapat digunakan untuk berkomunikasi
dengan orang yang jauh. Handpone atau gadget pertama kali ditemukan oleh seorang
petani melon yang bernama Nathan Stubbifield pada tahun 1902. Pada saat itu
beliau menciptakan jaringan telepon nirkabel. Pada zaman dahulu telepon hanya
bisa digunakan untuk berkomunikasi serta mengirim dan menerima pesan, namun
saat ini telepon telah dilengkapi dengan fitur-fitur dan aplikasi-aplikasi yang
canggih sehingga saat ini manusia dengan sangat mudah untuk mencari informasi dan
sebagai media hiburan.
3) Komputer
Komputer
merupakan sebuah peralatan elektronik yang terdiri dari beberapa komponen yang
dapat digunakan untuk membantu pekerjaan manusia. Komputer pertama kali dibuat
oleh Charles Babbage. Komputer dibagi beberapa generasi diantaranya yaitu:
a) Generasi
pertama (1946)
Pada
tahun 1946 komputer pertama kali dibuat dengan memakai tabung vakum. Pada
generasi pertama ini komputer berukuran dengan sangat besar dan hampir memenuhi
satu ruangan sehingga membutuhkan rungan khusus untuk komputer ini.
b) Generasi
kedua (1956-1965)
Pada
tahun ini komputer memanfaatkan teknologi transistor sebagai alat pembuatanya.
Pada generasi kedua ini komputer mempunyai ukuran yang lebih kecil dibandingkan
dengan komputer pada generasi pertama.
c) Generasi
ketiga (1965-1971)
Pada
masa ini komputer dibuat menggunakan Integrated Circuit (Ics). Komputer
geberasi ketiga sudah dilengkapi keyboard serta monitor dengan tampilan sistem
operasi didalamnya.
d) Generasi
keempat (1971)
Pada
tahun ini komputer dibuat dengan komponen dasar yang disebut Microprosesor.
Chip Microprosesor ini didalamnya mempunyai beberapa transistor serta beberapa
macam elemen sirkuit yang saling terhubung satu sama lain. Selain itu ukuran
komputer pada generasi ini sudah semakin kecil dibanding generasi sesudahnya
sehingga tidak membutuhkan ruangan yang luas untuk komputer ini.
e) Generasi
kelima (sekarang)
Pada
generasi saat ini komputer sudah tergantikan dengan alat teknologi modern yang
disebut lapotop. Kegunaan laptop dengan komputer yaitu digunakan untuk
mengerjakan tugas-tugas manusia yang berhubungan dengan data. Namun yang
membedakan laptop dengan komputer pada generasi sesudahnya yaitu ukuran laptop
yang lebih kecil dan mempunyai fitur-fitur yang lebih lengkap sehingga laptop
lebih mudah untuk dibawa dan digunakan.
`
4)
Setrika
- Setrika Arang
Di akhir abad ke 19, muncul penemuan sterika yang bisa
memanaskan sendiri. Setrika tersebut bisa diisi batu bara atau arang yang
membara, bisa juga diisi menggunakan bensin dan alkohol sebagai bahan bakarnya.
- Setrika Listrik
Lalu penemuan setrika listrik ditemukan dan disahkan
penggunaannya pada tahun 1882. Setrika listrik diciptakan untuk mempermudah
penggunaannya. Namun sayang sekali, waktu itu tidak semua rumah menggunakan
listrik, sehingga tidak semua orang bisa menggunakan setrika listrik tersebut.
Inovasi Setrika yang Semakin
Berkembang
Nah, di awal abad ke-20, setrika listrik semakin
populer. Tahun 1920-an, muncul pula setrika listrik yang dilengkapi dengan
pengatur suhu.
Saat ini setrika sudah mengalami berbagai perubahan yang
lebih canggih, seperti setrika yang sudah dilengkapi dengan wadah air, uap
panas, dan inovasi lainnya.
5)
memasak nasi
a. Bambu
sebelum beralih ke peralatan berlogam,
dahulu nasi dimasak dengan menggunakan bambu. Metode memasak dengan bambu ini
bisa ditemukan di beberapa daerah di Indonesia, salah satu yang paling terkenal
adalah lemang dari Sumatra Barat. Lemang terbuat dari beras ketan yang
dimasukkan ke dalam tabung bambu yang telah dilapisi daun pisang muda, baru
kemudian dipanggang di atas kayu.
b. bakar.
Dalam sebuah surat kabar yang
dipublikasikan pada tahun 1852, tertulis bahwa seorang pelancong berkebangsaan
Austria bernama Ida Pfeiffer pernah menelusuri pedalaman pulau Sumatra dan
menemukan metode memasak nasi dengan bambu ini. Dengan bukti cetak tersebut,
dapat diketahui bahwa memang metode ini telah ada sejak ratusan tahun yang lalu
dan dipakai oleh para leluhur kita di masa lampau.
c. Dandang
Beralih dari metode menanak beras dengan
bambu, ada pula masa dimana beras ditanak menjadi nasi dengan menggunakan
dandang, yaitu alat penanak nasi yang terbuat dari logam. Lebih praktis, waktu
yang dibutuhkan untuk memasak nasi dengan dandang ini jauh lebih singkat
ketimbang memasak dengan bambu pula. Pada awal kemunculannya, dandan terbuat
dari tembaga dan berwarna kekuningan. Seiring dengan perkembangannya, dandang
kemudian berevolusi jadi terbuat dari logam lain berwarna perak.
Awal mulanya, dandang dibuat berupa tabung
besar yang pada bagian tengahnya berbentuk ramping. Nasi dimasak dengan cara
dikukus di atas tungku api. Sebagai penyaring beras, anyam bambu berbentuk
kerucut dimasukkan ke dalam dandang dan begitu beras setengah matang, barulah
anyam bambu tersebut diangkat. Sebelum melanjutkan proses masak, air dalam
dandang diganti dengan air yang baru, barulah kemudian bisa kembali dimasak
hingga matang sempurna.
d. Periuk
Setelah era dandang, munculah alat yang
lebih praktis lagi bernama periuk nasi. Periuk memiliki ukuran yang lebih kecil
dibandingkan dengan dandang ataupun bambu untuk memasak nasi dengan material
berupa bahan besi berdinding tebal. Meski berukuran lebih kecil dibanding
pendahulunya, periuk memiliki beragam ukuran, dimulai dari ukuran untuk
perorangan hingga ukuran satu keluarga.
Tak seperti dandang yang harus diganti
airnya saat beras sudah setengah masak, periuk hanya perlu dijaga apinya saja
agar nasi tak hangus. Biasanya beras dimasak dengan api kecil menggunakan
periuk. Kelemahan dari memasak nasi dengan periuk ini adalah nasi bisa berubah
jadi kerak jika telat diangkat. Aroma nasinya pun tak seharum menanak dengan
dandang.
e. RICE COOKER
Alat penanak nasi elektrik ini pertama
kali ditemukan di Jepang pada abad 20. Dengan rice cooker, menanak nasi kini
tak perlu lagi bersusah ria. Cukup cuci beras, kemudian masukan beras dan air ke
dalam wadah, lalu tekan tombol masak saja dan tunggu hingga matang. Tak perlu
lagi takut akan nasi yang gosong, rice cooker akan secara otomatis berhenti
memasak nasi dan beralih ke mode menghangatkan ketika nasi telah matang
sempurna.
Kecanggihan tak berhenti sampai disitu
saja, dengan penanak nasi modern ini kamu tak hanya bisa memasak nasi saja,
kamu bahkan bisa memasak berbagai macam lauk dan panganan lainnya lho.
6.
Lampu
- Lampu Minyak
Baru pada abad ke-18, langkah besar evolusi
lampu muncul di Eropa dimulai dengan ditemukannya pembakaran pusat. Ini menjadi
sebuah peningkatan besar dalam desain lampu. Desain ini dibuat dengan cara
sumber bahan bakar tertutup rapat dalam logam, dan tabung logtam bisa
disesuaikan untuk mengontrol intensitas pembakaran bahan bakar dan intensitas
cahaya. Tak hanya itu, cerobong kaca kecil ditambahkan untuk melindungi api dan
mengontrol aliran udara ke api. Ami Argand, ahli kimia asal Swis, merupakan
orang yang mengembangkan penggunaan lampu minyak ini pada 1783. Pada 1859,
dengan pengeboran sumur minyak bumi pertama di dunia, lampu minyak tanah makin
populer.
Ilmuwan Bikin Tanaman Menyala Dalam Gelap Lampu
Gas Seiring waktu berlalu dan berbagai sumber eneri baru ditemukan, jenis lampu
baru juga berkembang. Pada dekade terakhir abad ke-18, penggunaan komersial gas
batubara digunakan untuk penerangan rumah.Penemu Jerman Freidrich Winzer (Winsor) adalah
orang pertama yang mematenkan pencahayaan gas batubara pada 1804 dan
"thermolampe" menggunakan gas yang disuling dari kayu dipatenkan pada
1799. David Melville menerima paten lampu gas A.S. pertama di tahun 1810. Gas
batubara sendiri sempat dikecam karena dianggap tidak aman. Meski begitu,
hingga awal abad ke-19, sebagian besar kota di Eropa dan Amerika Serikat
menggunakan bahan bakar ini untuk lampu penerangan jalan.
- Lampu Busur Karbon
Dengan munculnya listrik, perkembangan lampu
pun ikut terpengaruh. Pada 1801, Sir Humphrey Davy dari Inggris menemukan lampu
busur karbon listrik. Lampu ini bekerja dengan menghubungkan dua batang karbon
ke sumber listrik. Dengan ujung lain dari batang berjarak sehingga arus listrik
mengalir melalui "busur" karbon penguapan menciptakan cahaya putih
yang intens. Sayangnya, lampu ini mengotori udara melalui emisi uap karbon.
- Lampu Pijar
Lampu pijar mulai dibuat oleh ahli Inggris
Warren de la Rue menggunakan kumparan platinum. Tapi, bola lampu ini terlalu
mahal dan umurnya sangat pendek. Namun, temuan de la Rue itu menimbulkan secercah
harapan bagi ilmuwan W. R. Glove. Pada 1840, Glove menemukan bola lampu pijar
dengan kumparan platinum yang bisa digunakan secara praktis sebagai lampu
listrik. Temuan Glove ini kemudian dilanjutkan oleh Sir J. W. Swan pada 1860.
Swan menciptakan bola lampu karbon dengan kertas karbonisasi dan pemrosesan
serat kapas dengan asam sulfat.
Kesimpulan
Ilmu Pengetahuan dan
Teknologi merupakan sebuah alat yang dapat membantu memudahkan manusia dalam
mengerjakan tugas-tugasnya.
Selain itu perkembangan
IPTEK yang begitu pesat memberikan dampak positif dan membawa manfaat yang luar
biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia.
Akan tetapi keberadaan
teknologi dan kemajuan teknologi yang sangat begitu pesat juga memberikan
dampak yang negatif pula terutama pada manusia. Dimana lapangan pekerjaan
semakin menipis karena sudah tergantikan oleh alat-alat yang canggih yang dapat
menghandelo pekerjaan manusia.
Selain berdampak pada
kehidupan manusia IPTEK juga berdampak
terhadap lingkungan, mulai dari dampak positif dan dampak negatifnya. Adapun
dampak positifnya yaitu tertatanya sistem lingkungan dengan adanya bantuan alat
teknpologi, namun IPTEK juga menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan seperti
adanya pencemaran dan ketidakstabilan lingkungan.
Daftar
Pustaka
Muhammad Nasution,
Syukri Albani, dkk, Ilmu Sosial Budaya Dasar.
(Jakarta : PT RajaGrafindo, 2015).
Hartono, dkk, Ilmu
Sosial Dasar. (Jakarta: Bumi Aksara, 1993).
Muhammad Sodik, Ilmu
Kealaman Dasar. (jakarta: kencana,2016).
Nur Wakhidah,dkk, Ilmu Alamiah Dasar. (jakarta: Prestasi Pustaka, 2007).
Ahmadi Abu, dkk. IlmuAlamiah
Dasar. (Jakarta: PT Rineka Cipta,
1991).
Ahmadi Abu, IlmuSosial Dasar.
(Jakarta: PT RinekaCipta, 2003).
Djajadiningrat Azis, “Perkembangan
IPTEK dalam Pengelolaan Lingkungan,” Jurnal Teknologi Lingkungan, Vol. 3, No.
3, 2002.
Gande, A., “Dampak dan Peranan
IPTEK terhadapKehidupan Manusia,” JurnalTeknologi,
Vol. 1, No. 1
ImaduddinWildan, Tafsir Yasin Ayat 41-42: Bahtera
Kehidupan, (diakses pada tanggal
11-02-2020, pukul 15.43).
Mutia, “Teknologidalam Al-Qur’an,” Islam
Futura, Vol. VI, No. 2,
2007.
Maskoerijasin.Ilmu Alamiah Dasar (Jakarta:PT Rajagravindo Pesada,2015).
Nasrullah, R., KomunikasiAntarBudaya
Di Era BudayaSiber. (Jakarta:
KencanaPrenada Media Group, 2012).
Nata, A., MetodologiStudi Islam.
(Jakarta: PT Raja Grafindo Persada,
2013).
Ngafifi
Muhamad, “KemajuanTeknologi dan Pola Hidup ManusiadalamPerspektifSosialBudaya,”Jurnal Pembangunan Pendidikan, Vol. 2,
No. 1, 2014.
Pratama Riza,
“EfekRumahKacaTerhadapBumi,” Buletin Utama
Teknik, Vol. 14, No. 2, 2019.
Shisab Quraish, Tafsir
al-Misbah, Vol. II (Jakarta: LenteraHati, 2002).
Setiadi Elly M., dkk. IlmuSosialBudaya
Dasar. (Jakarta: PT Fajar InterpratamaMandiri, 2014).
SetiawanDaryanto, “DampakPerkembanganTeknologi dan Komunikasi TerhadapBudaya (Impact of Information Technology Development and Communication on Culture),” SIMBOLIKA, Vol. 4,
No. 1, 2018.
Sudaryanto Tahlim dan I wayan
Rusastra,”Kebijakan Strategis Usaha Pertanian
dalam Rangka Peningkatan Produksi dan
Pengentasan Kemiskinan,” Jurnal Litbang Pertanian,
Vol. 25, No. 4.2006.
Tasmuji, dkk. IlmuAlamiah Dasar
IlmuSosial Dasar Ilmu Budaya Dasar
(IAD-ISD-IBD). (Surabaya: UIN Sunan Ampel
Press, 2019).
Trianto, “Wawasan Ilmu Alamiah Dasar Presepktif Islam dan Barat.”(Jakarta:Prestasi Pustaka publisher,2007).
Vol, 1 Tahun 2016 – ISSN 2528-259X 264 |
Prosiding Seminar Nasional
Pendidikan Matematika 2016, Universitas
Kanjuruhan Malang
Mohammad Zamromi, “Perkembangan Teknologi Komunikasi dan Dampaknya Terhadap Kehidupan,”JurnalDakwah, Vol. X, No. 2, 2009.




